Sabtu, 28 Agustus 2010

Syarat Zakat Ma'al (Harta)

  1. Milik sendiri, bisa digunakan sesuai dengan keinginan hati. Tidak berada dalam kontrol orang lain. Mis: ada di penggadaian, di curi dan dalam pengejaran polisi.
  2. Berkembang / menghasilkan / bertambah nilai. Misal, rumah / kendaraan yang digunakan sendiri tidak perlu dikeluarkan zakatnya tapi jika rumah / kendaraan tersebut disewakan maka hasil sewanya wajib di zakatkan.
  3. Melebihi kebutuhan hidup (primer dan sekunder), sehingga dengan mengeluarkan zakat kebutuhan primer nya (sandang, pangan, papan) tetap terpenuhi sehingga tetap bisa bertahan hidup. Dan kebutuhan sekunder (kesehatan, pendidikan, transportasi) masih bisa digunakan sehingga hidupnya nyaman (tidak sempit)
  4. Tidak ada hutang (kecuali hutang yang direncanakan dibayar dikemudian hari, mis: kredit kendaraan/rumah)
  5. Lebih dari nisabnya. Misal untuk zakat investasi / tabungan / emas dan perak yang melebihi dari 85gr emas, zakat perak yang melebihi dari 595 gram dan zakat profesi melebihi dari harga 520kg beras.
  6. Sudah jatuh tempo. Mis untuk zakat profesi bisa per bulan (pada saat menerima gaji tsb) / pertahun (untuk perhitungan secara total). dan zakat investasi / tabungan per tahun.
info:
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Zakat_Maal
  • http://organisasi.org/rumus-cara-menghitung-zakat-maal-harta-fitrah-profesi-serta-nisab-dalam-agama-islam

    Jumat, 25 Juni 2010

    Sikap seorang muslim

    Sikap seorang muslim
    1. Beriman kepada Allah, rukun iman. Iman terhadap islam.
    2. Belajar (ilmu) islam.
    3. Beramal soleh (pribadi).
    4. Berlaku baik/soleh kepada orang lain dan lingkungan (social responsibility).
    5. Sabar dalam ber Islam, sabar dalam melakukan semua ibadah dan perintah Islam.

    Jumat, 19 Maret 2010

    Efek dari dosa

    Dosa bisa menyebabkan 13 hal, yaitu:
    1. Berubah / hilangnya nikmat. Hal ini bisa disebabkan dari dosa
      - Mengambil bukan hak, mengambil milik orang lain
      - Tidak bersyukur / tidak berterima kasih kepada orang lain dan Allah SWT
      - Tidak bersedekah/berinfaq
    2. Hilangnya / Terhalangnya Rezeki, Rezeki batal datang. Disebabkan karena dosa:
      - Mengecilkan nikmat Allah (tidak bersyukur)
      - Tidak Solat Subut (tidur pada saat Subuh)
      - Tidur sebelum Isya (dimana seharusnya digunakan waktu itu untuk beribadah)
      - Menampakan kefakiran, pura-pura miskin. Maka dia akan selalu miskin
      - Selalu mengeluh, menyalahkan, komplain kepada Allah SWT dan tidak pernah berintropeksi diri. Mahluk yang pertama kali komplain kepada Allah SWT adalah Iblis.
    3. Penyesalan berkepanjangan, akibat dari dosa:
      - Membunuh orang mukmin, menfitnah orang tsb atau blokade ekonomi
      - Berbuat Zalim secara terang-terangan.
      - Memutuskan tali silahturahim
      - Menangguhkan solat sd waktu solat habis, karena pekerjaan setan adalah menunda-nunda
      - Meninggalkan wasiat. Jika kita dititipi wasiat dan ketika hendak pergi lama / jauh atau merasa umur kita tidak panjang lagi maka lebih baik kita mempersiapkan / menitipkan wasiat tsb ke orang lain'
      - Tidak mau berzakat / berinfaq karena dalam harta kita ada hak orang lain baik yang meminta atau pun tidak.
    4. Turunnya / datangnya penyakit
    5. Datangnya bencana
    6. Gelapnya udara
    7. ..
    8. ..
    9. ..
    10. ..
    11. ..
    12. ..
    13. ..

    Jumat, 11 Desember 2009

    Test Blogger to Twitter ...

    .. by using twitterfeed.com service

    Diterimanya Doa

    Berdoalah kepada KU, niscaya akan KU ijabah doa mu.
    Allah selalu menepati janjiNYA. Maka berdoalah kita semua, niscaya akan ALLAH kabulkan doa kita.
    Jika doa kita tidak di ijabah oleh NYA maka diri kitalah yang perlu di intropeksi.

    Ada beberapa hal yang membuat Allah tidak bisa menepati janjinya
    - Kita sudah mengakui Allah sebagai Tuhan kita, kita sudah mengakui sebagai diri kita sebagai muslim, tapi kita tidak pernah melaksanakan kewajiban-kewajiban kita sebagai muslim dan hak-hak Allah.
    - Kita sudah diberikan Alquran (dan Hadist) sebagai pedoman hidup, tetap tidak pernah diamalkan atau bahkan tidak pernah dibaca.